Polres Deli Serdang

LUBUK PAKAM | Dikonews

Memasuki usia ke 66 tahun Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ternyata masih belum mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Nyatanya masyarakat masih harus mengeluarkan biaya tinggi bila berhubungan dengan institusi penegak hukum tersebut.

Seperti yang dialami Sulaiman (30), warga Dusun III Desa Tanjung Morawa A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Sulaiman harus mengeluarkan uang Rp 150.000,- saat mengurus surat keterangan hilang di Polres Deli Serdang.

Kepada Dikonews, Sulaiman menceritakan peristiwa yang dialaminya,  Kamis (12/07/2012) siang. Sulaiman datang ke SPK Polres Deli Serdang untuk mengurus surat keterangan kehilangan sebuah surat tanah. Laporannya pun diterima dengan dikeluarkannya surat keterangan No.SKET/729/XII/2012/DS.

Setelah selesai pembuatan surat keterangan tersebut, Sulaiman pun berinisiatif memberi uang sebesar Rp 100.000,- kepada salah seorang oknum polisi yang mengetik surat keterangan sebagai ucapan terima kasih. Namun oknum polisi yang dimaksud malah menyatakan uang yang diberikan Sulaiman tersebut masih kurang. Menurut oknum polisi tersebut, untuk membuat surat keterangan kehilangan surat tanah dipatok Rp 300.000,-. Karena tidak memiliki uang lagi, akhirnya Sulaiman menambah Rp 50.000,- hingga totalnya menjadi Rp 150.000,-.

Kasubag Humas Polres Deli Serdang, AKP Abdul Hamid Sitorus, yang dihubungi Dikonews via telepon menyatakan tidak ada pungutan setiap pembuatan laporan di SPK. Dia pun menyatakan meminta maaf dan akan menegur anggotanya. Tidak beberapa lama kemudian, akhirnya uang sebesar Rp 150.000,- pun dikembalikan. (Catur)

 

Kirim Komentar Anda

Email anda tidak akan di tampilkan.