Wisjnu Amat Sastro

MEDAN | Dikonews

Pasca bentrok dua organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Pemuda Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) yang terjadi pada sore Minggu 15 Juli 2012, di Jalan Sekip Medan, Kapolda Sumut Irjen Wisjnu Amat Sastro, yang langsung turun ke lokasi kejadian, mengatakan, aparat kepolisian akan terus melakukan patroli dilokasi kejadian dan memantau lokasi-lokasi yang berdekatan antara organisasi tersebut.
“Yang jelas , aparat kepolisian sekarang akan terus selalu berpatroli, ditempat yang ada organisasi PP dan IPK,” jelas Wisjnu. Lanjut Wisjnu, begitu dirinya mendapat kabar telah terjadi konsentrasi massa yang diwarnai dengan lempar-lemparan batu antar kedua kubu IPK dan PP, dirinya langsung turun kelokasi kejadian untuk meredam suasana.
Bahkan kata Wisjnu,  dirinya juga langsung menelepon Ketua IPK Sumut, Econ, agar segera menarik anak buahnya. Begitu juga halnya dengan pihak dari PP, Boyke Turangan yang sedang dilokasi tempat berlangsungnya acara pelantikan, diminta untuk menenangkan anak buahnya.
Sedangkan penyebab bentrokan PP dan IPK belum diketahui persis, dan saat ini masih dimintai keterangan para korban di rumah sakit. Namun diduga kejadian dipicu karena lokasi pelantikan Pemuda Pancasila Ranting Sei Putih Kecamatan Medan Petisah, karena berdekatan jaraknya dengan rumah almarhum Olo Panggabean yang lebih dikenal Gedung Putih, ujar Wisjnu.

Kehadiran Wisjnu, dilokasi bentrokan yang didampingi Direktur Binmas Polda Sumut, Kombes Hery Subiansauri, juga menjelaskan, anggotanya saat ini sedang melakukan pendataan jumlah korban disebabkan dari peristiwa bentrokan dan pihaknya juga akan mengambil tindakan tegas bagi pelaku pembacokan.

“Tiga korban masing-masing mengalami satu orang luka bacok di leher, luka panah di rusuk, dan seorang lagi kepala bocor,” ungkap Wisjnu. (Dyand Putra)

Comment

Your email will not be displayed.