Pasangan Mesum

MEDAN | Dikonews -

27 pasangan mesum tanpa identitas, dijaring Polsek Medan Timur dari Hotel Ardina Jalan Krakatau Ujung, Kecamatan Medan Timur, Medan, Sumatera Utara, dalam operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Minggu (2/12/2012). Selain itu, petugas juga menemukan satu buah alat pengisap sabu-sabu alias bong serta beberapa plastik kecil dari kamar 312, namun sayang dari hasil pemeriksaan petugas tidak ada yang mengaku pemilik alat tersebut.

Kapolsek Medan Timur Ajun Komisaris Polisi (AKP) Efianto melalui Kepala Unit (Kanit) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsekta Medan Timur AKP Ridwan mengatakan, penggerebekan terhadap Hotel itu dilakukan setelah anggotanya medapat informasi  yang memberitahukan tentang banyaknya pasangan diluar nikah datang ke Hotel tersebut untuk menginap.

“Jadi ini kita lakukan, karena ada informasi dari masyarakat yang menyebutkan kalau di Hotel tersebut banyak aktifitas pengunjung  yang bukan pasangan  secara sah untuk menginap,”kata Ridwan. Namun ke 27 pasangan yang sempat diboyong ke Mapolsek Medan Timur itu tidak bisa di tahan, karena petugas tidak menemukan adanya unsur tindak pidana termasuk pemilik bong tersebut.

informasi yang  diperoleh, hotel itu selain menjadi tempat untuk melakukan mesum, juga menjadi lokasi yang aman untuk bertransaksi dan mengkonsumsi narkoba. Sebab hotel itu sedikit tersembunyi dan jika dilihat hanya sekilas seolah-olah lokasi itu sebuah pabrik dengan penjagaan yang ketat membuat para pelaku merasa nyaman dan aman untuk melakukan transaksi.

Selain itu, saat petugas hendak membawa 27 pasangan mesum itu, sejumlah Orang Tidak Dikenal (OTK) yang diduga sebagai penjaga dan pengaman Hotel itu sempat melakukan pelemparan terhadap mobil petugas sehingga dua unit mobil Kijang Kapsul  BK 1540 QN cream, dan mobil Kijang BK 1904 FT biru mengalami kerusakan kecil.

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pengelola Informasi dan Data (PID) Polda Sumut Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) MP. Nainggolan mengatakan, tindakan dari para penjaga dan pengawal Hotel yang melempari petugas itu bisa di proses secara pidana dan berjanji akan mengusutnya,”Kalau pemilik Hotel dan koleganya yang melakukan pelemparan terhadap petugas sewaktu bertugas, bisa kita proses itu karena Pidana, dan itu akan kita usut siapa saja mereka itu,”kata Nainggolan. (DNA)

Kirim Komentar Anda

Email anda tidak akan di tampilkan.