TEBING TINGGI | Dikonews -
Setelah beberapa hari lalu  demo Buruh dibubarkan pihak Kepolisian Polsek Tebingtinggi karena tidak ada izin, kembali demo Buruh Harian Lepas pekerja “Dodos” Sawit PTPN IV Kebun Pabatu melakukan demo , Senin (21/1) di depan Kantor Menejer PTPN IV Kebun Pabatu desa Kedai Damar Kecamatan Tebingtinggi-Sergai, dan para BHL menuntut agar pihak Perkebunan membatalkan hasil seleksi penerimaan karyawan PTPN IV Kebun Pabatu yang telah mengangkat 107 BHL menjadi Karyawan tetap di Kebun Sawit tersebut.
Sekira 50 BHL dari berbagai Afdeling kebun PTPN IV Pabatu menilai penerimaan,seleksi pengangkatan karyawan kebun Pabatu  tahun 2013 dinilai telah terjadi rekayasa, termasuk banyaknya tenaga BHL yang sudah mengabdi 8 hingga 10 tahun menjadi BHL belum juga diterima menjadi karyawan bahkan diduga penerimaan BHL menjadi karyawan tidak transparan yang dilakukan pihak perkebunan.
“Tahun lalu sebanyak 91 tenaga BHL yang diangkat menjadi karyawan dinyatakan batal pihak kebun termasuk setelah terjadi aksi demo saat itu dilakukan pihak BHL menuntut agar pihak kebun transparan,” ujar Friska, salah seorang pengunjuk rasa yang merasa suaminya yang sudah mengabdi ke PTPN IV Kebun Pabatu sudah 8 tahun belum juga diangkat pihak perkebunan menjadi karyawan.
Dikatakannya berdasarkan Surat Keputusan No. 04.12/KTSP/51 V/2012 terrtanggal 25 Mei 2012 telah dinyatakan syarat utama BHL yang bakal diangkat menjadi karyawan harus berusia maksimal 35 tahun pengalaman kerja minimal 1 tahun kerja, akan tetapi menurutnya banyak BHL yang baru satu tahun masa kerjanya dinyatakan lolos dalam seleksi penerimaan karyawan.
Aksi demo BHL Kebun Pabatu ini, menurut Friska bahwa suaminya tahun 2012 sudah dinyatakan lolos sebagai penerimaan karyawan namun sebanyak 91 karyawan yang diterima akhirnya dibatalkan lalu membuka kembali seleksi karyawan tahun 2013, sebanyak 107 karyawan BHL diterima menjadi karyawan.
Kapolres Tebingtinggi, AKBP Andi Rian Djajadi melalui Kapolsek Tebingtinggi bahwa aksi demo BHL tersebut tentang tuntutannya kepada pihak Perkebunan agar transparan, sudah dijelaskan pihak perkebunan dalam aksi sebelumnya dengan diwakili para delegasi masuk ke kantor menejer dan menerima pernjelasannya.
Namun, pada saat itu, aksi demo tersebut tidak memeiliki izin hingga pihak kepolisian Polsek Tebingtinggi membubarkan para demo. Aksi berakhir tanpa adanya pernyataan yang diharapkan para demo BHL Kebun Pabatu bahkan menurut Friska pihaknya akan mendatangi pihak pimpinan Kantor Direksi PTPN IV di Medan. (Fhery N)

Kirim Komentar Anda

Email anda tidak akan di tampilkan.