JAKARTA | Dikonews -

Kasus Pencabulan Siswi SMA di Jaktim, Polisi Periksa TKP di Sentul, Ancol & Rumah Korban

Polda Metro Jaya terus mengembangkan pengusutan terhadap kasus pencabulan yang dilakukan seorang guru SMA di Jakarta Timur kepada siswinya. Hari ini penyidik tengah melakukan pemeriksaan di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP).

“Penyidik sedang mengunjungi TKP yang diduga di Ancol, Sentul dan rumah korban,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di kantornya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (4/3/2013).

Rikwanto mengatakan dalam minggu ini, pihaknya akan memanggil Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah SMA 22 untuk dimintai keterangan. Siswi tersebut menuding wakil kepala sekolah melakukan pelecehan seksual terhadap dirinya.

Kasus dugaan pelecehan seksual ini mencuat setelah salah seorang siswi melaporkan adanya tindakan tak senonoh ke polisi pada Februari lalu.
Siswi korban pelecehan ini menuding guru T melakukan perbuatan tak senonoh kepada dirinya dengan ancaman nilainya akan turun dan tidak lulus UN. T membantahnya dalam jumpa pers di sebuah ruangan kelas di lantai dasar sekolah pada Jumat (1/3) lalu.

T menilai siswi itu justru memiliki hubungan khusus dengan guru Y, namun hal tersebut juga langsung dibantah Y yang tiba-tiba masuk dalam jumpa pers tersebut.

Ketika jumpa pers berlangsung siswi ini sempat datang dan memaki guru yang ditudingnya melakukan pelecehan seksual itu. Kericuhan pun terjadi. Siswi itu kemudian dibawa keluar ruangan.

Gubernur Jokowi meminta guru tersebut dicopot dari status PNS bila terbukti bersalah. Pada Jumat lalu, guru T telah dibebaskan dari status wakil kepsek maupun sebagai guru Biologi. Meski demikian dia tetap diwajibkan ke sekolah untuk pemeriksaan. (dtc)

Kirim Komentar Anda

Email anda tidak akan di tampilkan.