TEBING TINGGI | Dikonews -

Dugaan korupsi atas pungutan dana disejumlah PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini ) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, dikabarkan orang yang berpengaruh yang menjabat sebagai Kabid Dikmen, Drs JS, terancam ” 12 pas “.

Pasalnya, mulai hari ini atas desakan pemberitaan salah satu media terbitan Medan akhirnya Tim Intel Kejaksaan Negeri Tebingtinggi memanggil  sejumlah pengelola  PAUD untuk dimintai keterangan terkait adannya dugaan pungutan liar (pungli) terhadap sejumlah PAUD yang dilakukan oleh oknum -oknum dari Dinas Pendidikan setempat.

Kejari Tebingtinggi, Olopan Nainggolan SH melalui Kasi Intel, Elianto N SH , senin ( 4/3 ) diruang kerjanya mengakui memang  benar hari ini ada 5 orang pengelola  PAUD yang kita panggil untuk dimintai keterangannya terkait adannya dugaan ‘pungli’ yang dilakukan oleh oknum dinas pendidikan terhadap pengelola PAUD dan sekarang statusnya sudah penyelidikan (Lid)” bebernya.
Kemudian, adapun pengelola PUAD yang diperiksa hari ini yaitu PAUD taqwa,  Asoka, Cempaka, Cemerlang dan PAUD Sekar Wangi “ hari ini  mereka kita mintai keterangan untuk Fulldata, fullbaket  seputar  adanya dugaan “ pungli”  terhadap dana BOP APBD Propinsi dan APBD Tahun 2011 dan 2012”  Jelas Elianto.
Elianto juga mengatakan, bahwa penyelidikan ini tidak tertutup kemungkinan akan memeriksa kegiatan-kegiatan yang lain yang di kelola PAUD, hanya saja sejauh ini mereka menindak lanjuti Intruksi Kejati yang meminta menindak lanjuti dugaan “pungli” yang dilakukan oknum Dinas Pendidikan.
Namun, saat ditanyakan apakah  benar terjadi “pungli”  terhadap sejumlah PAUD sesuai  informasi yang beredar dimasyarakat,  dengan tegas Elianto mengatakan belum bisa memberikan keterangan  karena timnya masih mengumpulkan data dan keterangan, untuk menyesuaikan informasi dan fakta yang sebenarnya “kita masih memeriksa para pengelola PAUD untuk dimintai keterangan terkait kebenaran informasi apakah benar terjadi pengutipan liar, kita belum bisa berkomentar banyak kita masih mengumpulkan data dan keterangan “ Jelas Elianto
Akan tetapi untuk melengkapi berkas-berkas pemeriksaan, pihak Kejaksaan selain memanggil ke 71 pengelola PAUD se-Kota Tebingtinggi, tidak tetutup kemungkinan akan memanggil Kepala Seksi dan Kepala Bidang dari Dinas terkait  untuk dimintai keterangannya terkait informasi adanya “pundli” terhadap pengelola PAUD di jajaran Dinas Pendidikan ,”tegasnya. (Arwin S)

Komentar via Facebook

Kirim Komentar Anda

Email anda tidak akan di tampilkan.