NEW DELHI | Dikonews -

Turis Inggris yang nyaris mengalami kejahatan seks di hotel tempatnya menginap di India, langsung berlari ke jalan usai melompat dari jendela kamarnya di lantai satu. Dia pun melambaikan tangannya ke mobil-mobil yang lewat, namun tak ada yang berhenti untuk menolongnya. Sampai akhirnya seorang sopir becak motor berhenti untuk menolongnya.

“Saya berlari ke jalan namun tak ada yang berhenti,” ujar wanita itu sebelum kemudian seorang sopir becak motor berhenti di dekatnya.

“Saya memohon dia untuk mengantar saya ke kantor polisi. Lalu seorang pria mendekati dia dan mencoba meminta dia membawa saya kembali ke hotel. Jadi saya pun loncat dari becak dan kembali berlari,” ujar turis Inggris itu dalam pernyataannya kepada polisi seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (21/3/2013).

“Tapi sopir itu mengejar saya dan mengatakan dirinya ingin membawa saya ke kantor polisi,” imbuh wanita itu, yang akhirnya tiba di kantor polisi untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Sang pemilik hotel, Sachin Chauhan dan petugas keamanan hotel kemudian ditangkap polisi. Kedua pria itu dikenai dakwaan pelecehan seksual. Jika terbukti bersalah, keduanya bisa diancam hukuman penjara maksimum 7 tahun.

Kedua pria tersebut membantah dakwaan tersebut. Kepada polisi, Chauhan berdalih bahwa dirinya mengetuk pintu kamar turis itu karena ingin membangunkannya untuk pergi ke stasiun kereta. Sebelumnya turis itu memang telah berpesan pada resepsionis hotel untuk menelepon ke kamarnya guna membangunkan dirinya.

Turis Inggris itu saat ini dalam pengamanan polisi dan bersiap untuk pulang ke tanah airnya. Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah pemerkosaan massal yang dialami seorang turis Swiss di Madhya Pradesh, India tengah. (dtc)

Kirim Komentar Anda

Email anda tidak akan di tampilkan.