PERCUT SEITUAN | Dikonews -

Ternyata masih ada perilaku guru yang tidak pantas ditiru dan merusak mental para murid. Seperti yang dilakukan oleh Kepala Sekolah  Dasar Negeri (SDN) 06663, inisial Nu (53) ini.

Kepsek itu diarak warga dan pihak keluarga masing-masing karena ketahuan berduaan di rumah SY (43) guru olahraga SDN II Medan,  terpergok sedang berduaan di rumah Sy di kompleks Perumahan Veteran Medan.

Pasangan selingkuh ini kemudian diperiksa di Markas Polsekta Percut Seituan. Terkuaknya hubungan cinta terlarang ini bermula saat pihak keluarga Nu mendapati laporan bahwa ibu beranak tiga itu sering bermalam di rumah seorang guru olahraga di Kompleks Perumahan Veteran, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan.

“Sudah sering kami dengar kalau ibu sering menginap, bahkan sudah kumpul kebo,” kata HR, putra pertama Nu, hari ini. Suami dan anak Nu semakin curiga ketika Senin malam sekira pukul 23.00 WIB, Nu yang tinggal di Jalan Rakyat, Gang Camar Medan Perjuangan tidak pulang ke rumah.

Setelah berembuk dengan pihak keluarga, BR, suami Nu bersama ketiga anaknya mendatangi rumah Sy. “Ternyata benar, keduanya sedang berduaan di dalam rumah masih pakai baju PNS,” kata HR.

Keluarga langsung menggerebek pasangan selingkuh ini disaksikan mantan istri Sy. Keributan sempat pecah saat keduanya memprotes sikap keluarga yang menuduhnya berselingkuh. Keributan ini memicu perhatian warga sekitar, lalu beramai-ramai mendatangi rumah Sy.

Warga yang kesal lalu mengarak pasangan ini ke Polsek Percut Seituan. “Mereka sudah berhubungan sejak 2007, gara-gara itu juga aku pisah sama suamiku,” kata mantan istri Sy.

Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan AKP Faidir Chan mengatakan, pihaknya hanya melakukan pemeriksaan singkat atas kasus itu. “Kita amankan hanya untuk mencegah keributan meluas.

Setelah kita lakukan pemeriksaan dan menandatangani perjanjian di hadapan kepling (kepala lingkungan, red) kita pulangkan,” kata Faidir. (wol)

Kirim Komentar Anda

Email anda tidak akan di tampilkan.