MEDAN | Dikonews -

Puluhan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utar (UMSU) bentrok dengan pihak kampus, Selasa (16/4). Mahasiswa merasa kesal akibat tuntutan demo mereka saat unjukrasa tidak sesuai dengan harapan.

Bentrokan itu terjadi ketika massa akan membakar ban bekas di depan gedung dikerktorat. Setelah api menyala, pihak security kampus mencoba memadamkan tapi mahasiswa menolak sehingga bentrokan tidak terhindarkan.

Pihak universitas pun mencoba untuk meredam sehingga bentrokan sempat terhenti. Tapi bentrokan susulan kembali saat mahasiswa kembali membakar ban sehingga jari seorang pendemo mengalami luka robek.

Akhirnya, Wakil Rektor III Muhammad Arifin keluar untuk memberikan stagmen atas demo ini sehingga bentrokan teredam. “Tuntutan ini akan dibawa rapat lagi ke rektorat dan beri kami waktu. Dan saya meminta maaf atas kejadian ini,” katanya.

Demo itu sendiri menuntut, sistem pengembalian KRSS dan sistem pengurusan administrasi mahasiswa yang baik supaya tidak menjadi masalah yang berkelanjutan, pihak kampus harus memberikan kemudahan kepada mahasiswa semester akhir dan pihak kampus harus meninjau kembali dan membuka kembali semester pendek khusus untuk mahasiswa tingkat akhir. (SAT)

Komentar via Facebook

Kirim Komentar Anda

Email anda tidak akan di tampilkan.