KUALA LUMPUR | Dikonews -

Sebanyak 22 warga negara Indonesia ditahan petugas Maritim Malaysia (APMM) di perairan Teluk Ramunia dekat Kota Tinggi, Johor Bahru, karena mencoba menyelundup masuk ke Malaysia.

Pejabat Operasi Daerah Maritim Tanjung Sedili Komander Mustapa Kamal Abas mengatakan para pendatang tanpa izin itu ditahan bersama seorang tekong dan dua anak buah kapal pada pukul 22.55 waktu setempat setelah kapal patroli APMM memergoki mereka di perairan tersebut.

Mustapa seperti dikutip media terbitan Kuala Lumpur, Senin (3/5), mengatakan empat anggota APMM melihat kapal mencurigakan dari perairan Indonesia itu memasuki wilayah Malaysia. “Anggota APMM kemudian mencoba menghampiri namun pengemudi kapal malah memacu laju kapal menuju pantai Kampung Teluk Ramunia ketika mengetahui keberadaan petugas,” katanya.

Namun anggota APMM berhasil memintas dan menghentikan laju kapal tersebut. Setelah diperiksa, petugas mendapati 21 lelaki dan seorang perempuan warga Indonesia, serta tekong dan dua anak buah kapal di dalamnya. Para perndatang tanpa izin yang berusia antara 20 hingga 50 tahun itu diduga dalam perjalanan dari Batam dan mereka kini ditahan berdasar Undang-Undang (UU) Anti Pemerdagangan Orang dan Penyelundupan Migran 2007 serta UU Imigrasi 1959/63. (Ant)

Komentar via Facebook

Kirim Komentar Anda

Email anda tidak akan di tampilkan.