SIMALUNGUN | Dikonews -

Dengan dibukannya akses jalan dari Desa Bahoaan, kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menuju Marubun Lokkung kecamatan Saran Padang Silimakuta, dipastikan objek Wisata Tinggi raja yang selama ini hampir terlupakan akan ramai kembali dengan kedatangan turis mancanegara dan Lokal, dengan demikian perekonomian dan menambah  sumber pendapatan daerah kabupaten Simalungun dari sektor pariwisata, jelas St. Samen Sinaga yang merupakan tokoh masyarakat kecamatsan Silau Kahean kab.Simalungun yang tinggal di Negeri Dolok, Sabtu 22/6/2013.

Dijelaskan  Samen Sinaga bahwa Tinggi Raja merupakan tempat Objek wisata yang terletak di kecamatan Silau Kahean Kabupaten . Simalungun, lebih kurang 10 Km dari ibu kota Kecamatan yakni Negeri Dolok, dan sekira 11 Km lagi dari lokasi objek wisata tersebut sudah sampai di Marubun Lokung kecamatan Sanran Padang. dan jika berpatokan dari Lubuk Pakam kabupaten Deli serdang hanya dengan jarak 48 Km sudah dapat menikmati suasana alam yang masih perawan dengan permandian  air panasnya.
Panorama  alam Tinggi Raja akan menjadi tempat wisata  yang akan ramai, karena diareal hutan belantara tersimpan rahasia tumbuh-tumbuhan yang menggambarkan marga-marga suku  batak Simalungun, dan tumbuh hanya di cagar alam ini, tidak terdapat di daerah manapun. Serta keunikan kedua dari air panasnya ikan tawar dapat hidup dan berkembang biak menjadikan sudatu pemandangan menarik.

Pemandian air panas ini dulunya sangat di gemari para turis lokal dan asing, kala itu dikarenakan akses jalan nya masih cukup baik, sementara akhir ini jalan yang parah kini sudah  direhap dengan adanya kegiatan SIMTRA (Simalungun Militery Area) sehingga akses jalan sudah dapat dilalui dengan kenderaan roda empat. Sehingga dengan menempuh hanya 2 Jam lebih dari Lubuk Pakam sudah dapat menikmati keindahan alam Tinggi Raja.

Penelusuran awak media ini, dari desa Negeri Dolok menuju Objek Wisata Tinggi Raja hanya dengan 20 Menit dengan jarak tempuh 10 Km sudah sampai di lokasi, dan dari Tinggi Raja bergerak ke desa Bahoan, selanjutnya dalam yang sudah dilebarkan dengan adanya proyek SIMTRA hanya dengan waktu 25 Menit sudah di desa Marubun Lokung setelah melewati  Pulo Raya dan Bangun Raya yang hanya berjarak tempuh 10 Km.

Saat dipertengah jalan awak media ini ketemu dengan warga Silou kahean yang bernama Sudirman Saragih, katanya nantinya jika jalannya sudah selesai maka untuk menempuh ke Lubuk pakam hanya memakanwaktu hannya satu jam saja dari Negeri Dolok,hal ini menurut Dirman karena jalan yang  sudah dibuka masih  ada dibeberapa titik belum lagi rampung dan saat ini TNI juga dilibatkan untuk mengerjakan Jembatan dan jalan, jelas Dirman yang juga selaku mengaku  Pemborong dari PT. Karya Bunda yang mengerjakan akses Jalan.
Selanjutnya dari Marubun beranjak ke Silindak kecamatan Serdang Bedagei, dan dari sana menuju kampung Baru, desa Tarean Paya Simbirong, kec. Silinda sergai, dan masuk ke desa  Mabar Kec Bangun Purba.
Dari Mabar Sungai Buaya juga terdapat tempat permandian dengan nama Pantai salju, panorama sungai yang terbentang batu padas tempat tekreasi keluarga dengan hidangan makanan lkan lokal berupa ikan panggang, mas lele hasil budi daya desa setempat, dan suguhan air kelapa muda pelepas dahaga. Tidak jauh dari sini juga terdapat objek wisata yang namanya Danau Linting milik kabupaten Deliserdang. (Edward P S)

Kirim Komentar Anda

Email anda tidak akan di tampilkan.