JAKARTA | Dikonews -

Datangnya bulan Suci Ramadan hanya tinggal menghitung hari. Pemerintah mewajibkan tempat hiburan malam untuk tutup selama bulan Ramadan, termasuk yang ada di Jakarta.

Dengan tutupnya tempat hiburan malam, tentu akan membuat aktivitas para pekerja di sana menjadi terhenti. Para pekerja seperti pelayan, petugas kebersihan, bartender, wanita penghibur hingga perempuan penari telanjang atau striper akan berhenti bekerja sementara.

Melani (22) bukan nama sebenarnya, seorang penari telanjang di Jakarta bercerita kalau setiap bulan Ramadan, kegiatan hiburan akan berhenti total di tempat dia bekerja. Semua akan kembali aktivitas apabila bulan Ramadan telah usai.

“Selama bulan puasa ya kita stop. Temen-temen biasanya ada yang balik ke daerah asalnya,” ujar Melani saat berbincang di salah satu tempat hiburan ternama di bilangan Jakarta Utara, Jumat (5/7) malam.

Melani menambahkan bagi yang tidak pulang ke daerah asalnya, biasanya hanya istirahat di kos-kosan. Namun, ada pula yang bepergian dan menghamburkan uang.

“Keliling mal, belanja, nonton, atau liburan ke luar kota,” kata wanita berparas cantik dan berambut panjang yang mengenakan pakaian minim itu.

Soal urusan bonus di bulan Ramadan, lanjut Melani, mesti bekerja di tempat hiburan, yang namanya THR tentu ada. Sayang, Melani enggan menyebutkan nominal THR yang dia terima.

“Rahasia dong,” katanya sembari tertawa.  (Dk/mc)

Kirim Komentar Anda

Email anda tidak akan di tampilkan.